Belajar Mikrokontrol AT89C51

  • Apa itu mikrokontrol ? .
  • Bagaimanakah membuat sendiri sistim Mikrokontrol berbasis ATmel 89C51/ 89S51 ?
  • Bagaimanakah mengakses Mikrokontrol dengan bahasa pemrograman Delphi ?

Dari judul “Belajar Mikrokontrol” , berarti tulisan ini akan penulis tujukan bagi pemula, atau semua orang yang pingin untuk mempelajari mikrokontrol.

Oke penulis akan jelaskan secara singkat dan sederhana apa yang disebut mikrokontrol  itu.  Mikrokontrol  adalah sebuah keping IC  yang pintar yang didalamnya berisi  perangkat penyimpan data,  pengolah data  serta  perangkat  pewaktu  untuk mensinkronkan kerja seluruh perangkat didalamnya.  Didalam keping IC mikrokontrol  kalau penulis gambarkan layaknya seperti sebuah bangunan pabrik, yang didalamnya terdiri dari kapling-kapling  bangunan yang didalamnya mempunyai tugas masing-masing. Ada bagian penerimaan  barang, ada bagian penyimpanan barang dan bagian pemroses barang untuk menghasilkan suatu produk yang dikehendaki. Seluruh kinerja pabrik tersebut dikontrol oleh bagian produksi berdasarkan instruksi dari kepala pabrik.  Demikian sekilas gambaran sebuah  proses sebuah pabrik pengolah yang disamakan dengan fungsi sebuah IC mikrokontrol.  Untuk menyingkat pembahasan penulis persilahkan download link  tutorial belajar Mikrokontrol AT89C51 .

Blok Diagram AT89C51

Blok Diagram AT89C51

 

Bagaimana ? Anda sudah mendapatkan tutorial tentang Mikrokontrol At89c51 ?  Ok !   Penulis akan uraikan yang ada pada tutorial tersebut, semoga anda lebih mengerti tentang mikrokontrol At89c51 ini.

AT89C51 bisa juga disebut sebagai 8-bit microcomputer. Apa itu 8-bit ? Nah anda harus membuka kembali pelajaran tentang teknik digital yang mengajarkan bahwa satuan angka dalam teknik digital salah satunya adalah binary disamping satuan desimal, oktal dan hexadesimal. Binary adalah angka yang hanya terdiri dari dua bentuk yaitu 0 (nol) dan 1(satu). Bilangan nol atau satu satuannya disebut bit. Contoh: 00 , disebut bilangan terdiri dari dua bit. Contoh: 111, disebut bilangan digital terdiri dari tiga bit. Contoh : 10110000 ,disebut bilangan digital terdiri dari 8 bit. Nah penjelasan ini sudah mendekati pengertian tentang 8-bit microcomputer itu. bilangan 8-bit disebut dengan satu byte. Jadi satu byte itu terdiri dari 8-bit. 8-bit bisa terdiri dari dari angka 1 semua atau angka 0 semua, atau kombinasi dari angka 1 dan angka 0.

Jadi apa maksudnya dengan 8-bit microcomputer itu ? Maksudnya adalah tiap perangkat dari at89c51 memiliki ruang penyimpan yang ditempati oleh 8-bit . Coba lihat blok diagram dari At89c51. misalnya P0 drivers ( baca Port 0) bisa ditempati data sebanyak 8-bit. sehingga penulisannya adalah P0.0, P0.1, P0.2, P0.3, P0.4, P0.5, P0.6, P0.7 . Demikian pula dengan Port 2 drivers, Port 1 latch, Port 3 latch, B Register, ACC (baca accumulator ) dan blok-blok lainnya. Sedangkan ada blok yang bisa ditempati oleh 16-bit yaitu blok DPTR, Program Counter, Timer.

Sebuah mikrokontrol  AT89C51  agar bisa bekerja harus diprogram terlebih dahulu.  Program yang dimasukkan ke mikrokontrol tersebut  bisa dengan bahasa pemrograman  Assembler atau dengan  bahasa C. Bahkan  jenis yang terbaru saat ini bisa diprogram dengan menggunakan bahasa  Basic atau Pascal.  Tentang bahasa pemrograman akan penulis bahas dilain topik.

Sekilas tentang bagaimana memasukkan program kedalam sebuah mikrokontrol, kita tulis program dengan menggunakan teks editor seperti misalnya notepad atau editor khusus yang disediakan oleh pengembang misalnya : reads51, Turbo Assembler 51 Studio, MIDE-51 dan lain-lain.
Program yang berupa teks tersebut disimpan dengan akhiran .asm, misalnya : contoh.asm , ini kita lakukan jika menggunakan teks editor notepad. Biasanya untuk teks editor yang disediakan pengembang kita tidak perlu menambahkan sendiri akhiran .asm tersebut.

Pertanyaannya kenapa harus dengan akhiran  .asm ?  jawabnya adalah  teks ini nantinya bisa dikenali oleh  pemroses program assembler tersebut.  Harus diketahui bahwa perangkat mikrokontrol ini hanya bisa mengenali bahasa mesin , ( bahasa yang dibentuk oleh fihak pengembang  mikrokontrol) . Jadi bahasa teks yang kita buat tadi harus dirubah ( compile )  ke dalam bahasa yang bisa dimengerti oleh mikrokontrol tersebut.   Kemudian dengan  alat yang disebut  downloader  program  tadi diisikan kedalam  memori.  Memori program ini bisa  berada didalam  keping  IC  mikrokontrol itu atau berada diluar  mikrokontrol.  Program inilah yang akan dibaca oleh mikrokontrol satu demi satu  kemudian diproses dan  hasilnya dikeluarkan  melalui peralatan keluaran.

bersambung…

 

 

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s